LIFE
IS AN ADVENTURE.....
Kalimat
ini mungkin sudah pernah didengar oleh semua orang...Mulai dari lahir sampai
titik dimana kau sekarang berada, selama masih hidup maka akan selalu terbuka
kesempatan untuk berpetualang ke tempat-tempat lainnya..I am 24 years old. Umur
yang sudah dewasa untuk ukuran wanita saat ini..Aku berjumpa dengan orang-orang
spektakuler didunia ini, walau untuk sebagian orang mungkin teman2ku tergolong
biasa saja.. Tapi bagiku teman-temanku adalah orang yang luar biasa, karena aku
juga adalah orang yang luar biasa. Itulah yang membuat aku begitu berat
meninggalkan teman2ku. Aku orang yang bisa menemukan teman dimana saja, namun sulit bagiku untuk
melepaskan mereka yang sudah berhasil menjadi my trully friends..but, life is
an adventure..Kau tidak akan pernah tau Tuhan akan membawamu kemana selama kau
hidup dialam-Nya..Hari ini bisa saja aku sarapan di rumahmu, lalu malamnya
mungkin kau sudah berada jauh dari kediamanmu..Hari ini kau bisa saja menikmati
indahnya cinta bersama pasangan hidupmu, lalu kau bisa saja menangis keesokan
harinya karena orang yang kau cintai meninggalkanmu.. Itulah Hidup..orang India
bilang “Kabhi Kushi Kabhi Gham”(ada pelm nya tuh) yang artinya kadang bahagia
kadang berduka...
Aku
melompat kegirangan saat mendapatkan surat mutasi dinas ku ke Batam
Island..Walau kalau aku pikir
dengan hati yang jernih aku sedih karena harus jauh dari teman2 yang menemaniku
hampir 23 tahun kehidupanku..Jauh dari orang tua yang sudah membesarkan ku..Aku
kegirangan karena aku merasa petualangan hidupku akan segera di mulai. Aku akan
mengarungi perjalanan hidup yang sudah digariskan Tuhan untukku, tanpa aku tau
akan seperti apa liku-liku yang akan aku hadapi. Aku ke Batam tidak mengenal
siapapun kecuali Dean (temanku yang lebih dulu merantau kenegeri itu.. Ia
mengajakku untuk mengenali kota Batam. Aku menyukai kota Batam sebagai
satu-satunya kota di Indonesia yang memberikan nuansa Luar Negeri. Aku
dikenalkan kepada Mia. Mia adalah wanita Lombok yang pemberani..wkwkwk..Ia
punya anak2 yang cute..Dari sinilah aku mulai menyukai anak2.. Sebelumnya aku
tidak pernah tertarik pada anak, menurutku mereka distroyed dan sucks.. Tapi,
tidak dengan anak2 Mia..Aku merasa senang dekat dengan mereka..Lama kelamaan
duniaku hanya diisi oleh Mia’s family and Dean..my new world..Setiap akan
berangkat kekantor aku selalu memilih jalur yang melewati sekolahan mereka,
kemudian melihat sekolah itu sejenak dan berkata “anak2ku di dalam sana”(aku
sudah menganggap anak2 itu seperti anakku sendiri), dan tidak jarang kami
berpapasan.. haha, aku tidak tau harus memposisikan diriku sebagai
siapa..mereka bisa menjadi adekku, terkadang menjadi anak, kadang menjadi
teman..Kami pernah menghabiskan liburan dengan bermain time zone dan nonton ke
bioskop bersama..it was really fun..
Tomorrow still mystery…hmhh…apa yang akan terjadi
tidak ada yang tau..Aku merasa aku akan menghabiskan hari-hari di Batam..
Menikmati kamar atapku dengan sejuknya pendingin udara sambil mendengarkan music
klasik.. Benar2 berbeda dari kehidupanku 23 tahun terakhir..Aku menikmati jalan
menuju kantorku, melewati sederetan pohon-pohon besar dan perumahan yang
tertata begitu rapi.. Aku menikmati sore hariku sambil duduk di tepi danau
buatan sambil menikmati Cola, membiarkan rambut ikalku diterpa angin tropis
sambil mendengarkan dentingan gitar klasik.. Aku menikmati malamku bersama
Agatha, Clayton, Mia, Dean dan Zikra..(hehe-Zikra adalah teman Dean dan usianya
3 tahun lebih tua dariku-Aku masih ragu apakaha aku menyuikainya atau
tidak..hahaha-lupakan saja, saat aku menulis kisah ini, sepertinya Zikra sudah
melupakan aku).. Kemudian kembali ke kamar atap favoritku, menatap jalan dari
jendela kecil yang unik sebelum akhirnya berbaring di kasur klasikku yang
nyaman..Aku benar-benar bersyukur atas perjalanan awal kehidupanku..
Setelah hampir 3 bulan aku menikmati perjalanan
hidupku. Tiba-tiba sepucuk memorandum yang tidak pernah aku harapkan
kehadirannya terkirim ke emailku..Aku melihat subjecnya dengan jantung yang
berdegup kencang.. Sambil berdo’a ..”jangan bilang kalau isi memo ini mengenai
batalnya perpindahan kantorku ke Batam, yang artinya aku yang harus pindah ke
Medan”.. Demi Tuhan-- MEDAN…aku tidak pernah sedikit pun berharap untuk tinggal
di kota itu.. Aku tidak bisa membayangkan bagaimana kalau aku jauh dengan
Anak2ku yang sudah dekat dengan ku..Aku tidak bisa membayangkan harus
meninggalkan kamar atap yang sangat aku sukai..Meninggalkan segala kenyamanan
dunia ku di Batam.. Dan harus pindah ke kota yang benar2 tidak aku sukai dari
deretan 33 provinsi di Indonesia..Sumut berada pada urutan
34!!!#%&^%I(&-yang tidak aku sukai..
Aku berjalan lunglai menuju parkiran kendaraan sambil
menghmbuskan nafas panjang..Terasa ada sesuatu yang sakit, nyeri dihatiku..
Kali ini aku benar2 tidak bisa menerima kenyataan.. Aku serasa tidak ingin
melanjutkan perjuangan hidupku, karena aku ingin berhenti di Batam..Aku merasa
ini yang terbaik, walau Tuhan berkata lain.. Aku kembali ke tepian danau
buatan, seolah ingin menyampaikan salam perpisahan dengan seluruh makhluk hidup
di danau tersebut.. Aku memilih berjalan kaki menyusuri sekolahan anak2 dan
memandang gedung sekolah itu..”If I could change the world..i really2 want to
change this situation..but in fact I cant..i cant change it..and I dund have a
chance..aku Harus meninggalkan mereka”.. Aku menangis dibawah hujan, dan
membiarkan tubuhku dibawah derasnya hujan yang seolah mengerti tentang hujan
yang lebih deras dalam hatiku..”Its not Fair”…Aku memilih untuk kembali ke
tepian danau dan menghabiskan senjaku di tepi danau…
Aku punya waktu
sekitar 1 Minggu sebelum kepindahanku ke Medan..Tidak menyenangkan..Setiap
jalan yang aku lalui, setiap Mall yang aku singgahi..Aku hanya bisa merasa
nyeri di hatiku..Dan yang paling menyakitkan adalah ketika harus berkumpul
bersama Agatha, Clayton, Mia dan Dean-Aku tidak sanggup meninggalkan anak2..Mereka
telah mengisi hatiku yang sengaja aku kosongkan ketika meninggalkan Padang..Namun,
sekarang harus aku tinggalkan..”Hidup macam Apa ini”..
Akhirnya hari yang
tdak pernah aku harapkan datang juga..aku sudah siap dengan semua koperku..
Sebelum berangkat aku ke kamar Agatha, melihat dia tidur dan menyampaikan salam
perpisahan, ia memelukku dan aku mencium keningnya..aku langsung berpaling
karena aku tidak ingin ia melihatku menangis..Clayon, Mia dan Dean mengantarku
Ke Bandara.. Aku masih tetap saja berduka, namun tidak mengeluarkan air
mata..Aku menyampaikan salam perpisahan kepada Clayton, mencium keningnya,
memberikan pelukan hangat kepada Mia dan Dean sebelum aku meninggalkan mereka
dan mulai menghirup polusi kota Medan..
Aku melanjutkan
perjuanganku selanjutnya di Medan..tanpa tau sampai kapan akan
berakhir..hmmhh..LIFE IS AN ADVENTURE…kita hanya bisa menjalaninya, rasa sakit
dan kesedihan yang muncul akan menjadikan hati itu kuat dan lebih tegar dari
sebelumnya…yaaahhh, LIFE IS AN ADVENTURE…..


