Sabtu, 19 November 2011

LIFE IS AN ADVENTURE


LIFE IS AN ADVENTURE.....
Kalimat ini mungkin sudah pernah didengar oleh semua orang...Mulai dari lahir sampai titik dimana kau sekarang berada, selama masih hidup maka akan selalu terbuka kesempatan untuk berpetualang ke tempat-tempat lainnya..I am 24 years old. Umur yang sudah dewasa untuk ukuran wanita saat ini..Aku berjumpa dengan orang-orang spektakuler didunia ini, walau untuk sebagian orang mungkin teman2ku tergolong biasa saja.. Tapi bagiku teman-temanku adalah orang yang luar biasa, karena aku juga adalah orang yang luar biasa. Itulah yang membuat aku begitu berat meninggalkan teman2ku. Aku orang yang bisa menemukan teman dimana saja, namun sulit bagiku untuk melepaskan mereka yang sudah berhasil menjadi my trully friends..but, life is an adventure..Kau tidak akan pernah tau Tuhan akan membawamu kemana selama kau hidup dialam-Nya..Hari ini bisa saja aku sarapan di rumahmu, lalu malamnya mungkin kau sudah berada jauh dari kediamanmu..Hari ini kau bisa saja menikmati indahnya cinta bersama pasangan hidupmu, lalu kau bisa saja menangis keesokan harinya karena orang yang kau cintai meninggalkanmu.. Itulah Hidup..orang India bilang “Kabhi Kushi Kabhi Gham”(ada pelm nya tuh) yang artinya kadang bahagia kadang berduka...
Aku melompat kegirangan saat mendapatkan surat mutasi dinas ku ke Batam Island..Walau kalau aku pikir dengan hati yang jernih aku sedih karena harus jauh dari teman2 yang menemaniku hampir 23 tahun kehidupanku..Jauh dari orang tua yang sudah membesarkan ku..Aku kegirangan karena aku merasa petualangan hidupku akan segera di mulai. Aku akan mengarungi perjalanan hidup yang sudah digariskan Tuhan untukku, tanpa aku tau akan seperti apa liku-liku yang akan aku hadapi. Aku ke Batam tidak mengenal siapapun kecuali Dean (temanku yang lebih dulu merantau kenegeri itu.. Ia mengajakku untuk mengenali kota Batam. Aku menyukai kota Batam sebagai satu-satunya kota di Indonesia yang memberikan nuansa Luar Negeri. Aku dikenalkan kepada Mia. Mia adalah wanita Lombok yang pemberani..wkwkwk..Ia punya anak2 yang cute..Dari sinilah aku mulai menyukai anak2.. Sebelumnya aku tidak pernah tertarik pada anak, menurutku mereka distroyed dan sucks.. Tapi, tidak dengan anak2 Mia..Aku merasa senang dekat dengan mereka..Lama kelamaan duniaku hanya diisi oleh Mia’s family and Dean..my new world..Setiap akan berangkat kekantor aku selalu memilih jalur yang melewati sekolahan mereka, kemudian melihat sekolah itu sejenak dan berkata “anak2ku di dalam sana”(aku sudah menganggap anak2 itu seperti anakku sendiri), dan tidak jarang kami berpapasan.. haha, aku tidak tau harus memposisikan diriku sebagai siapa..mereka bisa menjadi adekku, terkadang menjadi anak, kadang menjadi teman..Kami pernah menghabiskan liburan dengan bermain time zone dan nonton ke bioskop bersama..it was really fun..
Tomorrow still mystery…hmhh…apa yang akan terjadi tidak ada yang tau..Aku merasa aku akan menghabiskan hari-hari di Batam.. Menikmati kamar atapku dengan sejuknya pendingin udara sambil mendengarkan music klasik.. Benar2 berbeda dari kehidupanku 23 tahun terakhir..Aku menikmati jalan menuju kantorku, melewati sederetan pohon-pohon besar dan perumahan yang tertata begitu rapi.. Aku menikmati sore hariku sambil duduk di tepi danau buatan sambil menikmati Cola, membiarkan rambut ikalku diterpa angin tropis sambil mendengarkan dentingan gitar klasik.. Aku menikmati malamku bersama Agatha, Clayton, Mia, Dean dan Zikra..(hehe-Zikra adalah teman Dean dan usianya 3 tahun lebih tua dariku-Aku masih ragu apakaha aku menyuikainya atau tidak..hahaha-lupakan saja, saat aku menulis kisah ini, sepertinya Zikra sudah melupakan aku).. Kemudian kembali ke kamar atap favoritku, menatap jalan dari jendela kecil yang unik sebelum akhirnya berbaring di kasur klasikku yang nyaman..Aku benar-benar bersyukur atas perjalanan awal kehidupanku..
Setelah hampir 3 bulan aku menikmati perjalanan hidupku. Tiba-tiba sepucuk memorandum yang tidak pernah aku harapkan kehadirannya terkirim ke emailku..Aku melihat subjecnya dengan jantung yang berdegup kencang.. Sambil berdo’a ..”jangan bilang kalau isi memo ini mengenai batalnya perpindahan kantorku ke Batam, yang artinya aku yang harus pindah ke Medan”.. Demi Tuhan-- MEDAN…aku tidak pernah sedikit pun berharap untuk tinggal di kota itu.. Aku tidak bisa membayangkan bagaimana kalau aku jauh dengan Anak2ku yang sudah dekat dengan ku..Aku tidak bisa membayangkan harus meninggalkan kamar atap yang sangat aku sukai..Meninggalkan segala kenyamanan dunia ku di Batam.. Dan harus pindah ke kota yang benar2 tidak aku sukai dari deretan 33 provinsi di Indonesia..Sumut berada pada urutan 34!!!#%&^%I(&-yang tidak aku sukai..
Aku berjalan lunglai menuju parkiran kendaraan sambil menghmbuskan nafas panjang..Terasa ada sesuatu yang sakit, nyeri dihatiku.. Kali ini aku benar2 tidak bisa menerima kenyataan.. Aku serasa tidak ingin melanjutkan perjuangan hidupku, karena aku ingin berhenti di Batam..Aku merasa ini yang terbaik, walau Tuhan berkata lain.. Aku kembali ke tepian danau buatan, seolah ingin menyampaikan salam perpisahan dengan seluruh makhluk hidup di danau tersebut.. Aku memilih berjalan kaki menyusuri sekolahan anak2 dan memandang gedung sekolah itu..”If I could change the world..i really2 want to change this situation..but in fact I cant..i cant change it..and I dund have a chance..aku Harus meninggalkan mereka”.. Aku menangis dibawah hujan, dan membiarkan tubuhku dibawah derasnya hujan yang seolah mengerti tentang hujan yang lebih deras dalam hatiku..”Its not Fair”…Aku memilih untuk kembali ke tepian danau dan menghabiskan senjaku di tepi danau…

Aku punya waktu sekitar 1 Minggu sebelum kepindahanku ke Medan..Tidak menyenangkan..Setiap jalan yang aku lalui, setiap Mall yang aku singgahi..Aku hanya bisa merasa nyeri di hatiku..Dan yang paling menyakitkan adalah ketika harus berkumpul bersama Agatha, Clayton, Mia dan Dean-Aku tidak sanggup meninggalkan anak2..Mereka telah mengisi hatiku yang sengaja aku kosongkan ketika meninggalkan Padang..Namun, sekarang harus aku tinggalkan..”Hidup macam Apa ini”..
Akhirnya hari yang tdak pernah aku harapkan datang juga..aku sudah siap dengan semua koperku.. Sebelum berangkat aku ke kamar Agatha, melihat dia tidur dan menyampaikan salam perpisahan, ia memelukku dan aku mencium keningnya..aku langsung berpaling karena aku tidak ingin ia melihatku menangis..Clayon, Mia dan Dean mengantarku Ke Bandara.. Aku masih tetap saja berduka, namun tidak mengeluarkan air mata..Aku menyampaikan salam perpisahan kepada Clayton, mencium keningnya, memberikan pelukan hangat kepada Mia dan Dean sebelum aku meninggalkan mereka dan mulai menghirup polusi kota Medan..
Aku melanjutkan perjuanganku selanjutnya di Medan..tanpa tau sampai kapan akan berakhir..hmmhh..LIFE IS AN ADVENTURE…kita hanya bisa menjalaninya, rasa sakit dan kesedihan yang muncul akan menjadikan hati itu kuat dan lebih tegar dari sebelumnya…yaaahhh, LIFE IS AN ADVENTURE…..




Tidak ada komentar:

Posting Komentar