Kamis, 23 Februari 2012

Dewi Lestari - Malaikat juga tahu


Lelahmu jadi lelahku juga
Bahagiamu bahagiaku juga
Berbagi takdir kita selalu KECUALI TIAP KAU JATUH HATI
Kali ini hampir HABIS DAYAKU
MEMBUKTIKAN
 padamu ADA CINTA YANG NYATA
Setia hadir setiap hari TAK TEGA BIARKAN KAU SENDIRI
Meski seringkali kau malah asyik sendiri
Karena KAU TAK LIHAT terkadang MALAIKAT
TAK BERSAYAP tak cemerlang tak rupawan
Namun KASIH INI SILAKAN KAU ADU Malaikat juga tahu siapa yang jadi juaranya
HAMPAMU TAK KAN HILANG semalam OLEH PACAR IMPIAN
Tetapi kesempatan UNTUKKU YANG mungkin TAK SEMPURNA
Tapi SIAP untuk DIUJI
Kupercaya diri CINTAKU yang SEJATI
Namun tak kau lihat terkadang malaikat
Tak bersayap tak cemerlang tak rupawan
Namun kasih ini silakan kau adu
Malaikat juga tahu siapa yang jadi juaranya
Kau selalu meminta terus kutemani
Engkau selalu bercanda andai wajahku diganti
Relakan ku pergi
Karna tak sanggup sendiri
Namun tak kau lihat terkadang MALAIKAT
Tak bersayap tak cemerlang TAK RUPAWAN
Namun kasih ini silakan kau adu MALAIKAT JUGA TAHU AKU KAN JADI JUARANYA

Senin, 13 Februari 2012

i know im not American...



You re not born in America but in Indonesia…
Semua juga tau aku tidak dilahirkan disana dan aku juga tidak ingin menjadi bagian dari American… Namun, apa ada yang tau bahwa aku sangat ingin ke sana.. Melihat sesuatu yang berbeda, melihat pola hidup dan cara berfikir yang berbeda.. memiliki teman-teman yang totally different.. tapi, lagi-lagi aku harus terjaga malam ini karena ucapan spontanitas yang dilontarkan olehnya.. Kenapa lagi-lagi dia… Aku merasa tidak pernah secara langsung membantah pembicaraan yang tidak penting mengenai pemikiran yang tidak pernah henti2nya terhadap pria.. Walau aku merasa sangat terganggu.. Aku berusaha menjadi autis dengan dunia musikku dan lagi2 sibuk mengobrak abrik blog ku agar tidak memecahkan gelas dimejaku dan mengucapkan umpatan karena tidak menyukai dunia disekelilingku..
Aku memang menyukai hal2 yang berbau asing, karena aku melihat mereka lebih maju dalam beberapa hal dan jelas2 sangat berbeda dari kehidupan di negeri ku.. Aku selalu melatih bahasa inggrisku karena aku tidak mau tergerus oleh hal-hal yang membuat aku menjadi bodoh dan akhirnya hanya bisa menguasai satu bahasa.. Lalu tidak bisa kemana-mana karena keterbatasan bahasa.. Aku tergolong orang yang sangat haus mengenai hal-hal yang belum aku ketahui.. Aku ingin belajar bahasa mandarin, Inggris, Spanyol, Italia, Jerman kalau bisa semua bahasa.. Karena aku merasa bahwa diriku memiliki kesempatan untuk menjadi yang lebih baik dari yang sekarang.. Aku merasa harus memiliki kualitas kehidupan yang lebih baik.. Tidak pernah henti2nya untuk membuat Ibuku bangga memiliki aku yang dulu bukanlah apa-apa dan bahkan mungkin tidak dipandang.. Sebuah batu besar yang ada dipundakku dan harus aku pikul kemana-mana..  

Orang yang sudah lancar berbahasa Inggris tidak akan menggunakan bahasa Inggris di Indonesia. Namun, cara tercepat bagi orang yang belajar bahasa Inggris adalah mengucapkannya setiap ada kesempatan.. Aku tidak jago berbahasa Inggris.. Begitu banyak vocab yang tidak aku ketahui, dan cara tercepat untuk mengetahui kata mana yang belum diketahui adalah dengan mencoba berbicara Inggris.. disaat bingung terpaksa liat terjemahan dan akhirnya kita menjadi tau kata tersebut dalam Inggris.. Setiap orang pasti bisa berbahasa Inggris. Bahkan seorang tua yang aku liat di Pulau Samosir begitu mahir berbahasa Inggris karena sehari-hari mereka menggunakan bahasa Inggris  dengan tamu2nya, dan akhirnya mahir berbahasa Inggris.. Bagiku yang tidak berkecimpung dalam dunia pariwisata tentu saja menjadi sulit mencari lawan bicara.. Dan fatalnya kalau tidak dilatih hal itu akan hilang, dan aku kembali menjadi katak dalam tempurung.. Hanya negeriku saja Indonesia..
Lalu sebagian temanku berkata “aku gak ngerti bahasa Inggris”.. Taukah kau bahwa itu terjadi karena kau tidak mau mencoba.. Sama seperti kenapa hingga saat ini aku masih sendiri, karena memang aku sedang tidak mau mencoba berhubungan dengan pria manapun.. Begitu banyak PR kehidupan yang harus aku selesaikan.. Kadang aku sangat ingin memberikan pemahaman, namun aku bukan orang yang pintar memilih padanan kata yang tepat untuk membuat orang disekelilingku mengerti dengan perasaan dan pemikiranku.. Dan lagi-lagi aku tidak bisa merubah dunia, aku tidak bisa meminta kalian untuk merasakan duniaku karena yang akan kalian lihat hanya beban dan air mata… Lalu kalian menilai ku sebagai orang yang tidak pernah bersyukur.. Sekarang aku beritau kenapa doa ku sangat singkat dalam sholat.. Karena aku hanya mengucap “Alhamdulillah ya Allah atas apa yang Engkau anugerahkan kepada hamba, jangan jadikan hamba orang yang kufur nikmat- dilanjutkan dengan do’a Ibu Bapak..

Kita memiliki cara masing-masing dalam mensyukuri nikmat Tuhan.. dan hubungan dengan Sang Pencipta adalah hal yang sangat privasi dimana hanya Kita dan Tuhanlah yang tau itu.. Aku tidak bisa membuat kalian mengerti dengan kehidupanku… Antara pekerjaan, keluarga, kepribadian, pertemanan dan lingkungan sosialku..
Kalian boleh memilih untuk pergi, karena tidak menyukaiku..walau aku tau bahwa akulah satu2nya orang yang akan sakit dengan hal itu.. bukan kepergian sahabat yang membuatku sedih.. Namun, bagaimana bisa aku begitu merasa kosong dan hampa karena perpisahan tersebut.. Aku tau suatu saat kita semua akan menjalani kehidupan kita masing-masing.. Aku hanya berharap agar perasaan saat aku berbahagia menghabiskan liburan ke Pulau Samosir itu selalu ada walau kalian tidak disampingku, setidaknya kalian hadir dihatiku.. Bukan untuk membuat hati yang sudah tak berbentuk ini luka kembali..

Tapi, aku tidak bisa merubah dunia… dan aku bukan petarung sejati untuk menghadapi ini.. Aku akan menjadi pihak yang melambaikan white flag kemudian pergi membawa rasa kecewa sambil menundukkan kepala..pertanda bahwa aku kembali terbunuh oleh sesuatu yang menjadi nafasku di Medan kali ini…


Minggu, 12 Februari 2012

Diantara mata yang terpenjam


Diantara mata yang terpenjam berusaha untuk melepas lelah

Cuplikan sinema mewarnai tatapan mata yang menyerah
Seolah cerita pengantar tidur sebelum benar benar terlelap
Aku diantara keluh kesahku dengan dunia yang aku tatap saat terjaga
Satu sisi hati yang terbuka untuk dipertaruhkan bersamanya
Sudah hancur binasa pula
Lalu berusaha untuk menutup mata menutup hati
Aku menanti saat anjing melolong pertanda senja segera  berganti
Tak henti2nya aku mencoba menutup mata
Menarik diri..seolah usaha untuk menghindari hiruk pikuk dunia
Dunia mana yang sedang mereka bicarakan
Dunia apa yang sedang aku jalani
Mereka tidak merasa jika menjadi aku
Dan aku lelah untuk mengikuti mereka
Rantai di kakiku begitu berat, sedang aku berjalan diatas serpihan kaca
Kehancuran atas kehidupan ku sebelumnya
Yang harus aku tanggung hingga hari ini
Lalu kepada siapa aku akan menyandarkan kepalaku..
Pada siapa aku menatap..
Aku sadari terjebak sendiri dalam dunia mereka yang tak nyata
Bagiku kalian sungguh tak pernah ada
Katakan bahwa ini bukan mimpi
Ini tatapan dalam mataku yang terpejam
Pemikiran tak berhenti, sesaat sebelum fajar pagi
Dan Kerlingan mentari pagi tak jua hampiri

Dia bukan temanmu--Riiin, Buka Mata please!!!!!


Terkadang aku berfikir apakah aku harus memasukkan “pindah dari Medan” menjadi salah satu do’a utamaku.. Tidak ada yang salah dengan kota ini, walau crowded adalah kata yang tepat untuk melambangkan kota yang mayoritas berdarah batak ini..Selain dari suara mereka yang suka berteriak atau bernada tinggi.. Entah telingaku saja yang terlalu sensitive terhadap suara selain suara music.. Baiklah kita mulai untuk membahas kenapa malam2 begini aku mulai memutuskan untuk menulis.. Dan parahnya aku meninggalkan laptop dan perangkat anehku di kantor… Terpaksa aku menulis seperti pujangga dahulu kala, dengan beberapa lembar kertas dan sebuah pensil..soo classic..
Aku sekarang benar-benar tidak tau mana yang teman dan mana yang bukan.. seperti krsis kepercayaan ku kepada pemerintahan Republik ini.. Apa manusia-manusia di sekelilingku ini sudah menggunakan topeng ini meraihku, kemudian menjadikan itu boomerang untuk membakarku hidup-hidup.. Wow, mereka hampir berhasil.. Prinsip simple dalam hidupku untuk berteman adalah seuntai syair dalam lagu “that’s what friends are for”.. Atau mereka terlalu kolot sehingga tidak mengetahui lagu tersebut.. begini salah satu baitnya “for good times and bad times ill be on your side forever more-that’s what friends are for”..
Pindah kekota ini dengan segala rasa keberatan sepertinya adalah warning pertama dari pemikiranku dan hatiku , bahwa aku akan menemukan masalah hidupku lainnya dari serangkaian permasalahan yang sudah ada.. Kadang aku merasa apakah keluar dari kota kelahiranku sekarang seperti suatu kesalahan besar hidupku.. Tapi, tenang saja aku tidak akan menyesali hal ini.. Aku merasa harus pergi dan memang harus membuka mata dengan dunia baru..
Kembali ke bulan JANUARI ini.. kenapa setiap bulan kelahiranku selalu memberikan awal kehidupan yang rumit.. Ada yang bilang aku tidak mensyukuri apa yang ada, tapi mengapa begitu sakit disini.. Padahal aku hanya membutuhkan telinga pada saat keuanganku morat marit. Tapi, itupun sekarang seoalah menjadi boomerang bagiku.. Aku tidak tau mana yang teman dan mana yang bukan, karena aku memandang kalian terlihat sama dimataku.. Dan sekarang aku tau kalian memang sama.. sama-sama tidak menyukaiku, namun dengan cara yang berbeda-beda..
“Kalau begitu kau gk usah ngeluh, uangmu gak ada.. Kayak pengeluaran mu paling besar aja..”-----“seolah-olah kami menghabiskan uangmu”…----“ini urusan pribadiku”
Aku adalah orang yang sangar, terkesan tidak menyukai kelembutan, Easy going-yang terlihat dari luar..Baiklah…aku katakan sekarang bahwa aku tidak bisa tidur karena kata-kata itu. See, How sensitive iam.. Itulah hal-hal yang selalu membuatku menjadi insomnia, dan malamnya aku malah menulis sampai 6 paragraf dan berharap setelah itu aku akan tertidur seperti bayi yang telah disusui Ibunya.. Ingin rasanya saat itu aku mencabik-cabik wajahnya sehingga aku tidak harus dihantui oleh manusia itu di sekelilingku.. Aku tidak mengharapkan apa-apa dari hubungan pertemanan ini.. Dunia autisku sekarang terasa begitu menarik.. mereka bahkan tidak bisa menjadi telinga,walau hanya mendengar untuk 2 menit saja..
Mengutip pembicaraan dengan salah satu partner badminton ku-Mereka menganggap Pria adalah kepala dan teman bukan apa2. Orientasi hidupnya hanya untuk mengejar pria dan sepertinya hidup mereka begitu sial kalau tidak ada pria disamping mereka.. Huamppphh, dan aku tidak bisa merubah dunia.. Kualitas hidup mereka sangat jauh berbeda denganku.. Pantas saja mereka tidak tau mau menjadi apa.. Karena hanya memikirkan masalah yang berada diluar kendali mereka. Kau tidak akan bisa membuat Tuhan menjatuhkan pria untukmu.. Mereka akan ada pada waktunya, dan kalaupun mereka tidak bersamamu saat ini , itu hanya masalah waktu.. Yang paling tidak bisa aku terima adalah aku dijadikan ban serap, di saat mereka ingin mereka memintaku, namun, jika aku ingin haruskah aku sujud untuk meminta mereka.. Dasar Anjing!!!! Maaf terkesan sangat tidak sopan, aku benar2 kesal dan akhirnya hanya bisa memaki mereka dalam blog sederhanaku ini…
Dan sekarang aku merasa benda-benda mati sepertinya lebih baik..Bermain gitar dan biola sepertinya lebih bisa mengukir berjuta kebahagiaan dibandingkan harus berbicara dengan collegues ku dikantorku… Terkadang aku ingin menghindar, tetapi aku tidak punya pilihan.. Alhasil kerjaankupun awut2an dan berantakan.. Memilih untuk diam dan menghindar juga ternyata bukan pilihan yang baik…. Aku mencoba untuk kembali membuka hati, memaafkannya..Namun, spsertinya dia pun tidak pernah dan tidak mau mengerti..  Otakku akhirnya berfikir untuk segera menuntaskan sepak terjangku di perusahaan ini, banting stir dan mencari sesuatu yang baru..Untuk itu, aku harus berusaha keras mengasah kemampun bahasa Inggrisku dan mulai grasak grusuk untuk hengkang, walau itupun masih 2 tahun  lagee..
Note:
*For you-apa susahnya minta maaf dan mengucapkan *thank u…

Kamis, 02 Februari 2012

sejanak jenguklah batinku


Aku menyayangimu seperti hujan yang kedatangannya disambut sedih dan kebahagiaan…
Aku menyayangimu seperti lilin yang akan dilupakan semua orang sejenak setelah cahaya lain datang…
Mungkin bagimu aku menyebalkan, terlalu .. berlebihan..kekanak kanakan..
Aku memancingmu untuk menyentuh sesuatu yang seandainya kau tau, aku jaga untukmu..
Aku bisa mencintai berjuta pria dan kujadikan pendamping..
Tapi tidak akan pernah menjadi sahabat hatiku yang terbaik..
Aku mencoba membuat kau mendekati itu, kesempatan yang sangat langka aku berikan kepada setiap yang mengenalku....
Aku membiarkan kau menggenggamnya, walau aku akan hancur karena genggaman itu..
Aku akan selalu menjadi hujan dan selalu menjadi lilin kehidupanmu..
Walau aku menyinarimu dari kajauhan saja…
Aku menyayangimu dalam setiap sifat egoisku..
Aku menyayangimu dalam setiap KECEMBURUANku padamu…
Kalaupun sekarang kau menganggapku manusia paling aneh didunia ini..
Dan ya, aku menyebalkan…
Aku hanya bisa menerima dan sesekali menelan ludah saja
Atas semua kekecewaan ku karena mu..
Mungkin  kau menganggap aku orang yang paling jahat, menjadikanmu mantan sahabat..
Sesungguhnya itupun tidak ada dalam kamus kehidupanku..
Aku memaafkan, namun tidak akan melupakan satu orangpun yang pernah memasuki hatiku..
Kau dan beberapa orang sebelummu selalu di sini… kalian seperti bayangan dalam mataku
Selalu ada kemanapun aku berpaling..
Dan aku tau kau tak kan pernah mengerti itu, karena kau bukan aku dan aku tidak akan bisa merubah duniamu…
Aku hanya bisa mengenangmu dalam ingatanku yang terputus-putus, dalam setiap lantunan music classic, dalam setiap petikan gitar akustik…
Aku hanya bisa memelukmu erat laksana sahabat dalam dunia fantasiku.. dan aku sudah sangat bersyukur karena itu…
Sekali saja jika kau bertanya apa yang kurasakan..
Sesungguhnya aku ingin kau tau bahwa aku sangat kosong jika aku harus tertawa bersama teman yang lain, dan ingin rasanya aku membawamu ke dalam duniaku yang kau tidak mau melihatnya walau sejenak saja…
Kau tidak mengenalku dan sepertinya tidak mau tau…
Aku mengakhiri ini, karena aku merasa kau tersakiti dan aku tidak mau itu…
Namun kedua tanganku selalu siap menggapaimu saat kau mulai lelah dan terjatuh..
Mataku selalu mengawasimu dan menjagamu..
Telingaku selalu siap untuk mendengarmu lebih dari 24 jam sehari- kapanpun kau mau..
Bahuku akan selalu ada untuk menopang tubuhmu..
Dan tubuhku selalu ada untuk kau peluk dan memelukmu erat, memberikan mu kehangatan…
Mungkin aku bagimu tidak bisa melakukan banyak hal, namun aku bisa melakukan sesuatu, dan aku akan melakukan sesuatu untukmu, apapun itu, walau kau memintaku untuk terjun dari gedung pencakar langit… bagiku itu bukan sesuatu yang sulit….

Hari ini, Jum’at 3 Februari-aku sangat ingin bicara denganmu… melihat tawamu dan berbahagia bersama,..
Namun, aku hanya menatapmu dari kejauhan saja..
Mendengar suaramu di antara slow music yang aku dengarkan..
Hanya itu yang membuat ku bersemangat masuk ruangan kantorku yang sumpek dan berantakan..
Kau yang mulai membuatku menyukai Medan…
Mungkin kau hanya menyadari dirimu biasa saja
Namun, harus kau pahami kau adalah dunia bagi seseorang..
Seseorang yang kau tidak pernah mau untuk mengenalnya….
Aku-selalu menyayangimu Teman…karena kau adalah teman hidupku..dan akan selalu begitu…