Huftttthhh,
ku kembuskan nafas panjang.. Demi Tuhan, cuaca sabtu ini 32 derjat C.. Landing
dengan selamat setelah business trip ku dari Jakarta, tanpa terasa aku sudah
kembali berada dimedan dan menikmati cuaca sepanas ini.. Well, pukul 12 siang
saat aku kembali kekotanya orang Batak dan China.. Aku kembali ke kamar ala kadar ku dikawasan
brayan dan bersiap untuk latihan mingguan biola ku.. dan setelah itu aku hanya
memilih diam dikamar kos, daripada harus merelakan kulitku yang sudah makin
gelap bertambah parah dengan sengatan cuaca yang jelas-jelas tidak bersahabat
hari itu..
Dan
sore harinya aku tidak bisa menolak ajakan yang sangat menggiurkan dari salah
seorang temanku, dan aku menghabiskan Saturday night ku di Sun Plaza. Mall
kebanggaanku yang sudah lebih dari 2
Minggu tidak aku kunjungi..hahahah.. dan sisa malam minggu itu aku habiskan
dengan merenung sepanjang malam.
Kembali
terkenang pada saat aku masih di bangku sekolah dulu. Aku yang sering sekali
menghabiskan waktu dipustaka sekolah untuk membaca semua buku2 puisi dan
mencintai dunia sastra..iya-akulah orangnya yang bisa menciptakan lebih dari 2
puisi dalam sehari-kala itu.. Diantara kebingungan masa depan yang selalu
menghantuiku.. dan akan berujung dengan kata-kata music, seni dan sastra.. Walau tidak sedikit pemikiran tentang bekerja
dengan seragam seperti yang aku jalani sekarang.. Memang semua berbeda dengan apa yang aku gemari…Dunia Seni
dn Sastra..cukuplah blog ini, gitar dan biola sebagai penghiburku selama ini.
Aku selalu mengutuk keberadaanku di Medan dan pekerjaan saat ini sebagai hal
bodoh diantara hal bodoh lainnya dalam hidupku.. Namun, kali ini spertinya aku
mulai lelah.. Mencoba untuk melawan arus kehidupan yang membawaku. Jiwa
penjuangku mulai luntur. Setiap aku berfikir untuk hengkang dari pekerjaan saat
ini, tiba2 saja aku bisa membayangkan masa laluku yang memang sangat tidak
indah untuk dikenang…
Dan
aku memilih merenungkan diskusi singkat dengan salah seorang temanku. Mencari
lading baru untuk pekerjaan dan keluar dari pekerjaan yang sudah aku dapatkan
sekarang adalah hal bodoh. Menurutnya aku harus berfikir tenang dan lebih
banyak merenung. Aku seperti merasa kalah kalau harus mengakui bahwa aku akan
berakhir seperti ini dan membiarkan pemikiran bahwa yang aku dapatkan saat ini
sudah cukup. Aku masih merasa bahwa diriku bisa melakukan hal yang lebih
spektakuler lagi dalam hidupku. Walau aku tidak tau apa yang akan aku lakukan..
hufttt, perasaan seperti apa ini!!! Tapi, lama kelamaan aku mencoba untuk
perlahan merenungkan bahwa aku tidak bisa merubah dunia, melawan arus kehidupan
hanya akan membuat ku sangat lelah.. Aku mencoba mellihat dan menikmati
permainan hidup dengan makhluk-makhluk disekitarku. Mencoba menarik makna dari
setiap peristiwa dan merelekskan hidupku seperti lantunan lagu-lagu Jazz..
Aku
memutuskan untuk menyudahi perlawananku dan memilih untuk kembali ke jalan yang
kata sebagian orang “ini adalah takdirmu”.. Dan membiarkan waktu memainkan
pernanannya seperti yang digariskan Tuhan. Baiklah dengan segala kerendahan
hatiku, aku menerima bahwa aku akan berada diperusahaan ini sampai batas waktu
yang akupun tidak tau.. Aku mencintaimu
pekerjaanku, aku akan berusaha melakukan yang aku bisa. Dan aku harap tidak
akan ada lagi kekecewaan terhadap keputusanku untuk tidak mengundurkan diri
dari pekerjaanku..

Tidak ada komentar:
Posting Komentar