“Kau enaklah –yang
sudah ada pekerjaan .. Sedangkan aku gk tau mau jadi apa”..Celetuk salah
seorang teman yang pernah dekat dengan ku.. Sejenak terdengar rasa iri, putus
asa dan GALau.. Setiap orang hidup dengan cara mereka masing-masing.. Hanya
diri kita lah yang mengetahui apa yang kita butuhkan dan kita inginkan..Kita
saat ini adalah apa yang kita lakukan pada waktu sebelumnya.. Dan kita di masa
mendatang adalah cerminan dari apa yang kita lakukan saat ini.. Kalau saat ini
aku menjadi seorang pekerja, itu karena aku mengikuti tes penerimaan pekerja,
mengikuti serangkaian training, sehingga akhirnya lulus.. Jika aku saat ini
mengikuti kursus biola, bukan tidak mungkin tahun depan aku sudah bisa
memainkan alat music tersebut.. Terkadang butuh waktu cukup lama untuk menemukan
siapa kita, apa yang kita lakukan, apa yang kita inginkan dan hidup macam apa
yang sedang kita jalani…
KEMBALI KE CERITA
TEMANKU… Aku sempat menawarkan solusi untuk saling berdisukusi mengenai hal penting apa yang akan ia wujudkan..
Jujur, aku tidak ingin ia tergerus pembicaraan-pembicaraan yang semata-mata
memikirkan masalah pernikahan lalu memasrahkan perjalanan hidup hanya dari
pasangan saja.. Aku rasa akan sia-sia perjuangan Ibu Kita Kartini, Kartika dan
Kar Kar lainnya..wkwkwkwk… Wanita saat ini bisa dibilang menjadi super Mommy
bagi kehidupannya sendiri.. Aku memancing dengan pertanyaan “sebenernya kamu
ingin apa??”.. Dia mulai mengutarakan keinginannya yang menurutnya mustahil
atau terkesan mengada-ada.. Dari segi pemikiranku tidak akan ada hasil yang
menakjubkan kalau bukan berasal dari hal-hal yang menurut kita mustahil, namun
akhirnya terwujud. Karena dari sanalah kata-kata kesuksesan muncul.. Kita bisa
melihat hasil-hasil dari pemikiran yang tadinya musthail..contoh simple
Televisi-Dalam logika sederhana, mana mungkin kita bisa melihat manusia hidup,
bernyanyi dan melakonkan peran hanya
dalam box yang berukuran 19’. Tapi, kenyataannya saat ini kita bisa menikmati
seluruh hiburan yang berasal dari berbagai Negara…
Berawal dari sebuah
ide, kemudian menentukan langkah-langkah terhadap ide tersebut, melakukan
uji-coba lalu evaluasi.. Kita mungkin
saja sudah mendengar begitu banyak teori tentang perencanaan, namun tidak
jarang dari kita yang mengabaikan hal terserbut dalam melakukan perencanaan..
Apalagi dalam merencanakan kehidupan dibutuhkan pemikiran, ide spektakuler yang
tak jarang terkesan unik.. Aku membantunya untuk membuat semacam kerangka
pemikiran, hmmm--- ini sama seperti saat kita akan mengarang sebuah cerita
waktu ujian bahasa Indonesia dulu… Sang guru mengarahkan kita untuk memiliki
kerangka pemikiran terlebih dahulu, kemudian menjabarkan item-item dalam
kerangka tersebut untuk dibuat menjadi paragraph.. Dalam rencana untuk mencapai
impiannya, aku mulai memberikan gambaran kira-kira apa hal yang perlu ia
lakukan untuk mencapai impiannya tersebut.. Ia ternyata punya keinginan untuk
jalan-jalan ke New York. Menurutnya ini ide gila, menurutku itu biasa, karena
bukan mustahil untuk travelling ke kota tersebut.. Aku mulai membantunya untuk
membuat langkah-langkah apa yang perlu ia lakukan, mengidentifikasi
permasalahan dari setiap langkah tersebut.. Dalam pemikiran sederhana ku
berikut step yang perlu ia lakukan :
1. Bikin Passport – Secara belom ada passport gk
mungkin dund jadi pendatang gelap..
2. Visaaaaa---Apalagi ke kota sejauh itu-satu
paketlah ya, passsp+Visa
3. Tempat tujuan – Dia harus bikin itenery
perjalanan seperti, berapa lama ia disana, akan nginap di mana..
4. Akomodasi + Transportasi – Berhubung cost
living di sana jelas-jelas tinggi banget- jadi harus difikirkan akan nyungsep
di mana kalau udah sampai di sana
5. Menentukan waktu yang tepat dalam melakukan
perjalanan (awal tahun kah, akhir tahun atau malah pertengahan tahun)
6. Tikeeettttt…gk mungkin yang ke sana berenang
atau jalan kaki—meninggal ntarrrr,,…wkwkwkwk
7. Mesti pinter bhs Inggris, gk mungkin ya
kesana pakai bahasa Batak---di usir ntar..heheh
Nah, kemudian
identifikasi permasalahnya adalah :
1. UANG…dalam hidup ini masalah uang selalu jadi
yang utama…Padahal bisa diminimalisir tuh..kalau mau..heheheh.. Temanku menyatakan
uang adalah masalah utamanya…hmmm—menurutku,kalau ia berencana melakukan
perjalanan minggu depan ya jelas dia gk bakalan bisa, Perencanaannya juga baru
dibikin hari ini …wkwkwk..
2. Passport
dan Visa belom ada
3. Tempat tujuan belom jelas + Itenery gk
ada-bener blank--* katanya
4. Gk bisa bahasa inggris, bisanya bahasa tubuh…huaammmpppphhhh
5. Gk ngerti beli tiket di mana, mau pergi sama
siapa..*bingung
Kalau melihat
permasalahannya, wajar kalau ia berfikir bahwa ini adalah hal tergila bagi
dirinya.. Nah, sebagai mantan sahabat (sekarang) yang baik, aku memikirkan
beberapa solusi untuknya :
1. Untuk masalah uang..mulai dari melihat
pendapatan bulanan.. Misalkan ia memperoleh penghasilan sekitar 2juta/ month,
kalau ia bisa saved 800.000/month, setahun 9.600.000,- dalam 3 tahun ia sudah
punya 28.800.000..hmmmm, cukup untuk transportasi ke sana kan…
2. Passp + Visa saat ini bukanlah hal begitu
sulit, apalagi zaman serba canggih seperti saat ini.. Untuk pengurusan imigrasi
ini, ia bisa meminta bantuan kantor dan tentu saja aku bisa membantu..*itupun
kalau ia pengen dibantu olehku
3. Itenery belom ada.. Ia bisa mulai browsing
oom google dengan keywords “New York” city, disana akan muncul berbagai macam
tentang New York. Mengenai berapa lama ia akan stay disana, melihat anggaran
mungkin bisa untuk seminggu, namun dengan beberapa catatan seperti akomodasi
harus free..solusi untuk akomodasi, bisa di tanggulangi dengan bergabung
menjadi member couchsurfing.. Kita bisa req couch kesana, dan bukan hal yang
mustahil, dari jutaan warga sana, pasti ada salah satu yang akan menyediakan tempat
tinggal bagi kita..selesai kan???heheh
4. Gak bisa bahasa Inggris, ingat masih 3 tahun
lagi untuk persiapan bahasa inggris yang bisa dipelajari hanya dalam waktu 3
bulan saja.. Bisa belajar online, perbanyak mendengarkan western song, Hollywood
movie dan jangan ragu untuk melakukan perbincangan dalam bahasa Inggris.. Aku
sering memancingnya untuk selalu berbahasa Inggris, dengan harapan ia bisa
mengaplikasikan selancar ia berbahasa Indonesia.. Dan lagi-lagi, aku garda
terdepan yang akan membantunya untuk lancar berbahasa Inggris.. Dn 3 tahun itu waktu yang lebih dari cukup*kebanyakan
malah-untuk sekedar mempelajari bahasa penjajah itu
5. Tikeeettt---huaaammmmpppphhh, tinggal
browsing looooo…hunting-hunting tiket murah, seperti yang dilakukan oleh
kebanyakan member couchsurfing-memikirkan travelling diawal tahun dan
menghabiskan akhir tahun mereka dengan weekend ke tempat-tempat yang
menyenangkan.. Untuk tiket, akupun siap untuk membantunya browsing2..
Seeee…..gk
ada masalah yang tidak bisa dipecahkan, kecuali masalah hidupku..hahahahah—dan tentunya
hanya aku dan Tuhan yang tau…wkwkwk..weeeekkk..lebay…..
Begitulah
kehidupanku, aku bisa memcahkan masalah orang lain, namun tidak dengan
permasalahanku, berjuta perencanaan strategis kehidupan sudah aku tata serapi
mungkin, bahkan lebih rapi dari kamarku..huaammppphhh, tapi tetap saja gk beres…
Tapi, aku bersyukur otakku tidak pernah berhenti berfikir untuk meningkatkan
kualitas kehidupan socialku, belajar tentang hal-hal baru, mengkaji hal-hal
lama biar tambah mahir dan selalu ingin jadi “MUSISI”…huaaammphhh..lagee..lagee
ide gila ini selalu saja muncul.. tapi, setidaknya aku berusaha kearah
sana..mulai dari mengkoleksi jutaan music classic, mengikuti kursus music dan
berdiskusi dengan teman-temanku yang juga mencintai dunia music..Entah 2 tahun –
5 tahun atau mungkin butuh puluhan
tahun, tapi aku tidak akan berhenti berharap.. Namanya juga impian, kita
memiliki berjuta mimpi, yang harus diusahakan, hasil tergantung Garis kehidupan
Tuhan..Dan aku yakin Tuhan Selalu Punya
Cara…hari ini aku gembira, siapa tau besok aku berduka untuk menguatkan hatiku,
Air mata itu ada untuk membuat hatiku lega setelah menangis.. Jatuh itu mesti
ada, karena dari sanalah aku akan belajar bangkit, dan gagal itu selalu ada
sebelum kita menemukan jalan menuju kesuksesan…
That’s
life dude!!!!!!
Cheeeer
Up ya Booo!!!
Semoga
dia baca blog ini, kalau gk baca yaaaaaaa gpp juga sih, siapa tau ngasih
inspirasi buat orang lain yang punya impian sama dengan temanku ini…
aku baca kok symphony...tapi aku bukan mantan sahabat baikmu lho..hahaha
BalasHapussalam dari tetangga sebelah :P
heheheh.... bukan untukmu ini jeueng..secara, dikau gk punya hayalan ke NEW YORK...NEW YORK atau LONDON...kota2 indah itu....
BalasHapus