Aku menyayangimu seperti hujan yang kedatangannya
disambut sedih dan kebahagiaan…
Aku menyayangimu seperti lilin yang akan dilupakan semua
orang sejenak setelah cahaya lain datang…
Mungkin bagimu aku menyebalkan, terlalu ..
berlebihan..kekanak kanakan..
Aku memancingmu untuk menyentuh sesuatu yang seandainya
kau tau, aku jaga untukmu..
Aku bisa mencintai berjuta pria dan kujadikan
pendamping..
Tapi tidak akan pernah menjadi sahabat hatiku yang
terbaik..
Aku mencoba membuat kau mendekati itu, kesempatan yang
sangat langka aku berikan kepada setiap yang mengenalku....
Aku membiarkan kau menggenggamnya, walau aku akan hancur
karena genggaman itu..
Aku akan selalu menjadi hujan dan selalu menjadi lilin
kehidupanmu..
Walau aku menyinarimu dari kajauhan saja…
Aku menyayangimu dalam setiap sifat egoisku..
Aku menyayangimu dalam setiap KECEMBURUANku padamu…
Kalaupun sekarang kau menganggapku manusia paling aneh
didunia ini..
Dan ya, aku menyebalkan…
Aku hanya bisa menerima dan sesekali menelan ludah saja
Atas semua kekecewaan ku karena mu..
Mungkin kau
menganggap aku orang yang paling jahat, menjadikanmu mantan sahabat..
Sesungguhnya itupun tidak ada dalam kamus kehidupanku..
Aku memaafkan, namun tidak akan melupakan satu orangpun
yang pernah memasuki hatiku..
Kau dan beberapa orang sebelummu selalu di sini… kalian
seperti bayangan dalam mataku
Selalu ada kemanapun aku berpaling..
Dan aku tau kau tak kan pernah mengerti itu, karena kau
bukan aku dan aku tidak akan bisa merubah duniamu…
Aku hanya bisa mengenangmu dalam ingatanku yang
terputus-putus, dalam setiap lantunan music classic, dalam setiap petikan gitar
akustik…
Aku hanya bisa memelukmu erat laksana sahabat dalam dunia
fantasiku.. dan aku sudah sangat bersyukur karena itu…
Sekali saja jika kau bertanya apa yang kurasakan..
Sesungguhnya aku ingin kau tau bahwa aku sangat kosong
jika aku harus tertawa bersama teman yang lain, dan ingin rasanya aku membawamu
ke dalam duniaku yang kau tidak mau melihatnya walau sejenak saja…
Kau tidak mengenalku dan sepertinya tidak mau tau…
Aku mengakhiri ini, karena aku merasa kau tersakiti dan
aku tidak mau itu…
Namun kedua tanganku selalu siap menggapaimu saat kau
mulai lelah dan terjatuh..
Mataku selalu mengawasimu dan menjagamu..
Telingaku selalu siap untuk mendengarmu lebih dari 24 jam
sehari- kapanpun kau mau..
Bahuku akan selalu ada untuk menopang tubuhmu..
Dan tubuhku selalu ada untuk kau peluk dan memelukmu
erat, memberikan mu kehangatan…
Mungkin aku bagimu tidak bisa melakukan banyak hal, namun
aku bisa melakukan sesuatu, dan aku akan melakukan sesuatu untukmu, apapun itu,
walau kau memintaku untuk terjun dari gedung pencakar langit… bagiku itu bukan
sesuatu yang sulit….
Hari ini, Jum’at 3 Februari-aku sangat ingin bicara
denganmu… melihat tawamu dan berbahagia bersama,..
Namun, aku hanya menatapmu dari kejauhan saja..
Mendengar suaramu di antara slow music yang aku
dengarkan..
Hanya itu yang membuat ku bersemangat masuk ruangan
kantorku yang sumpek dan berantakan..
Kau yang mulai membuatku menyukai Medan…
Mungkin kau hanya menyadari dirimu biasa saja
Namun, harus kau pahami kau adalah dunia bagi seseorang..
Seseorang yang kau tidak pernah mau untuk mengenalnya….
Aku-selalu menyayangimu Teman…karena kau adalah teman
hidupku..dan akan selalu begitu…


Tidak ada komentar:
Posting Komentar