Kamis, 02 Februari 2012

sejanak jenguklah batinku


Aku menyayangimu seperti hujan yang kedatangannya disambut sedih dan kebahagiaan…
Aku menyayangimu seperti lilin yang akan dilupakan semua orang sejenak setelah cahaya lain datang…
Mungkin bagimu aku menyebalkan, terlalu .. berlebihan..kekanak kanakan..
Aku memancingmu untuk menyentuh sesuatu yang seandainya kau tau, aku jaga untukmu..
Aku bisa mencintai berjuta pria dan kujadikan pendamping..
Tapi tidak akan pernah menjadi sahabat hatiku yang terbaik..
Aku mencoba membuat kau mendekati itu, kesempatan yang sangat langka aku berikan kepada setiap yang mengenalku....
Aku membiarkan kau menggenggamnya, walau aku akan hancur karena genggaman itu..
Aku akan selalu menjadi hujan dan selalu menjadi lilin kehidupanmu..
Walau aku menyinarimu dari kajauhan saja…
Aku menyayangimu dalam setiap sifat egoisku..
Aku menyayangimu dalam setiap KECEMBURUANku padamu…
Kalaupun sekarang kau menganggapku manusia paling aneh didunia ini..
Dan ya, aku menyebalkan…
Aku hanya bisa menerima dan sesekali menelan ludah saja
Atas semua kekecewaan ku karena mu..
Mungkin  kau menganggap aku orang yang paling jahat, menjadikanmu mantan sahabat..
Sesungguhnya itupun tidak ada dalam kamus kehidupanku..
Aku memaafkan, namun tidak akan melupakan satu orangpun yang pernah memasuki hatiku..
Kau dan beberapa orang sebelummu selalu di sini… kalian seperti bayangan dalam mataku
Selalu ada kemanapun aku berpaling..
Dan aku tau kau tak kan pernah mengerti itu, karena kau bukan aku dan aku tidak akan bisa merubah duniamu…
Aku hanya bisa mengenangmu dalam ingatanku yang terputus-putus, dalam setiap lantunan music classic, dalam setiap petikan gitar akustik…
Aku hanya bisa memelukmu erat laksana sahabat dalam dunia fantasiku.. dan aku sudah sangat bersyukur karena itu…
Sekali saja jika kau bertanya apa yang kurasakan..
Sesungguhnya aku ingin kau tau bahwa aku sangat kosong jika aku harus tertawa bersama teman yang lain, dan ingin rasanya aku membawamu ke dalam duniaku yang kau tidak mau melihatnya walau sejenak saja…
Kau tidak mengenalku dan sepertinya tidak mau tau…
Aku mengakhiri ini, karena aku merasa kau tersakiti dan aku tidak mau itu…
Namun kedua tanganku selalu siap menggapaimu saat kau mulai lelah dan terjatuh..
Mataku selalu mengawasimu dan menjagamu..
Telingaku selalu siap untuk mendengarmu lebih dari 24 jam sehari- kapanpun kau mau..
Bahuku akan selalu ada untuk menopang tubuhmu..
Dan tubuhku selalu ada untuk kau peluk dan memelukmu erat, memberikan mu kehangatan…
Mungkin aku bagimu tidak bisa melakukan banyak hal, namun aku bisa melakukan sesuatu, dan aku akan melakukan sesuatu untukmu, apapun itu, walau kau memintaku untuk terjun dari gedung pencakar langit… bagiku itu bukan sesuatu yang sulit….

Hari ini, Jum’at 3 Februari-aku sangat ingin bicara denganmu… melihat tawamu dan berbahagia bersama,..
Namun, aku hanya menatapmu dari kejauhan saja..
Mendengar suaramu di antara slow music yang aku dengarkan..
Hanya itu yang membuat ku bersemangat masuk ruangan kantorku yang sumpek dan berantakan..
Kau yang mulai membuatku menyukai Medan…
Mungkin kau hanya menyadari dirimu biasa saja
Namun, harus kau pahami kau adalah dunia bagi seseorang..
Seseorang yang kau tidak pernah mau untuk mengenalnya….
Aku-selalu menyayangimu Teman…karena kau adalah teman hidupku..dan akan selalu begitu…



Tidak ada komentar:

Posting Komentar