Diantara mata yang terpenjam
berusaha untuk melepas lelah
Cuplikan sinema mewarnai tatapan
mata yang menyerah
Seolah cerita pengantar tidur
sebelum benar benar terlelap
Aku diantara keluh kesahku dengan
dunia yang aku tatap saat terjaga
Satu sisi hati yang terbuka untuk
dipertaruhkan bersamanya
Sudah hancur binasa pula
Lalu berusaha untuk menutup mata
menutup hati
Aku menanti saat anjing melolong
pertanda senja segera berganti
Tak henti2nya aku mencoba menutup
mata
Menarik diri..seolah usaha untuk
menghindari hiruk pikuk dunia
Dunia mana yang sedang mereka
bicarakan
Dunia apa yang sedang aku jalani
Mereka tidak merasa jika menjadi
aku
Dan aku lelah untuk mengikuti
mereka
Rantai di kakiku begitu berat,
sedang aku berjalan diatas serpihan kaca
Kehancuran atas kehidupan ku
sebelumnya
Yang harus aku tanggung hingga
hari ini
Lalu kepada siapa aku akan
menyandarkan kepalaku..
Pada siapa aku menatap..
Aku sadari terjebak sendiri dalam
dunia mereka yang tak nyata
Bagiku kalian sungguh tak pernah
ada
Katakan bahwa ini bukan mimpi
Ini tatapan dalam mataku yang
terpejam
Pemikiran tak berhenti, sesaat
sebelum fajar pagi
Dan Kerlingan mentari pagi tak
jua hampiri

Tidak ada komentar:
Posting Komentar