Lagi-lagi kembali terpaku dengan laptop dan berjuta
pemikiran aneh yang terlintas saat aku mulai mencoba untuk mengingat kembali
kejadian-kejadian yang sudah aku alami.
TRUST – percaya-believe, kata-kata yang
sudah terlalu sering aku dengar selama 25 tahun kehidupanku. Satu-satunya
alasan untuk bisa percaya pada seseorang adalah perasaanmu sendiri yang
mengatakan bahwa “orang ini dapat dipercaya”.
Walau pada akhirnya kepercayaan itu yang akhirnya membuat orang seperti
aku menjadi seorang pendendam dan jahat.
Orang yang saat ini kau banggakan, kau utamakan, kau bela dan kau raih
tangannya untuk kau jadikan lebih dari sekedar teman. Keesokan harinya ia akan
balik melawanmu dan merendahkan dirimu dimata orang lain. Itulah arti dari
sebuah kepercayaan kepada orang lain..
Aku mulai memberinya satu tempat dalam kehidupanku pada
awal November 2011. Setelah aku memutuskan untuk menutup rapat hatiku untuk
kata-kata sahabat ataupun pacar. Yang aku tau aku akan menikmati duniaku dan
music dengan sedikit pemikiran religious sebagai cara hidupku setelah sebuah
malapetaka hebat yang terjadi dalam hubungan persahabatanku sebelumnya. Aku memutuskan untuk keluar dari dunia
autisku, meraih genggaman hangat darinya untuk menawarkan tempat sebagai teman.
Setidaknya aku mulai menikmati kehidupan baruku dikota Medan. Menerima
kenyataan bahwa aku pada saat ini berakhir di Medan adalah sebuah rasa sakit
yang jelas-jelas diuar rencana besarku. Aku mencoba meluangkan waktu suntukku
dengan bertukar fikiran dengannya, dan satu sisi kehidupanku di masa lalu yang
membuatnya tertarik. Walau aku tidak memberitaunya secara jujur tentang masa
laluku, karena itu akan tetap menjadi rahasia terbesar hidupku yang tidak akan
pernah aku utarakan pada siapapun, hanya Tuhan, aku dan senjalah yang tau itu..
Kenyataan bahwa terkadang aku lebih mengutamakan dia
daripada kebutuhan hidupku yang lain sepertinya sekarang menjadi sebuah
penyesalan besar. Kenapa aku harus membiarkan dia masuk kalau pada akhirnya aku
hanya akan menuai kekecewaan. Berawal
dari masalah yang sangat sepele, aku tidak bisa menerima penolakan pada saat
aku benar-benar butuh. Dan itulah jeleknya aku..Aku memiliki ekspektasi yang
tinggi bahwa dia akan menjadi truly friends dalam hidupku, namun aku salah. Dia
hanya menganggapku sebagai seorang yang kesepian yang butuh teman. Ya, aku
memang sendiri karena itulah pilihan hidupku. Dan menerima orang lain dalam
hidupku sepertinya menjadi suatu malapetaka yang hanya membuat duniaku hancur..
Aku tidak bisa menerima sikapnya dan instinc ku mulai menangkap persekutuan
diantara mereka. Aku adalah orang yang sangat sensitive, gerakan bola mata,
tangan dan body language lainnya sangat gampang aku artikan. Dan biasanya aku
akan sangat peka jika orang tersebut sudah aku anggap dekat.
Selama ini aku tidak pernah mendengarkan pendapat orang
lain, sebelum aku melihat dengan mata kepalaku sendiri. Aku tidak tau luapan
emosi seperti apa yang terjadi pada saat aku menemukan kenyataan yang
dipaparkan kepadaku oleh seseorang yang bahkan selama ini aku abaikan
kehadirannya. Ia berhasil membuka mataku, piranti kecil dengan kata lain
peyadap HP miliknya sangat bermanfaat untuk membuka semua kebohongan yang
selama ini disimpan oleh orang yang aku PERCAYA. Pada saat itu seolah nafasku
ditarik, tapi aku memilih untuk jauh sebelum aku menjadi orang yang sangat
kejam untuk bisa menghukum mereka. Namun, aku hanya manusia, seandainya pada
saat itu ia tidak memanggilku untuk bicara dan membiarkan aku diam dan
merenungi pengkhianatan yang ia lakukan, aku tidak akan memakinya sekejam itu.
Aku benar2 sakit, kalau harus membayangkan Barney itu bernyanyi untuk orang
yang salah. Tapi, sepertinya rasa sakit yang aku rasakan menjadi sebuah
kebahagiaan baginya. .
Aku tidak pernah ingin memulai perang dalam hidupku lagi,
setidaknya aku sudah mengakhiri kehidupan seperti itu 4 tahun yang lalu. Aku
selalu menjadi anak yang menyeramkan pada setiap persentasi di kelas ataupun
dikampus.. Dan kehadiranku dalam persaingan tidak akan menyenangkan bagi orang
lain karena bola crystal sepertinya selalu berpihak kepadaku. Aku seperti sudah
bisa membaca pertempuran ini akan berkahir seperti apa seandainya aku
memunculkan sifatku yang dulu. Hmmmh, aku bukan remaja lagi yang harus
berperang melawan orang yang mengkhianati ku. Cara terbaik adalah dengan
menguburnya dan mengakhiri permainan bodoh hubungan ku dengan orang-orang ini.
Setidaknya rasa PERCAYAKU yang ia hancurkan seolah membuka mataku bahwa orang
yang berada disampingku saat ini adalah musuhku yang nyata..
Beberapa hal yang perlu kalian ketahui seandainya kalian
membaca blog ini. Aku adalah orang yang bisa berbuat apapun untuk mencapai
tujuanku, untuk urusan pekerjaan aku tidak akan BERSAING untuk mendapatkan
nilai2 KPI yang kalian kejar. Itu bukan typeku. Mengenai habit jelek yang aku
lakukan (minum, merokok)hanya aku yang tau seberapa besar dampak buruknya akan
menimpaku. Hanya satu yang bisa menghentikan itu yaitu diriku sendiri. Aku
memang TIDAK TERTARIK pada hal2 yang biasa, tempat2 yang tidak berkelas,
orang-orang dengan kemampuan standar dan hal yang berbau sangat Indonesia-
karena aku sudah bosan dengan semua hal itu yang sudah aku rasakan 22 tahun.
Aku sekarang adalah aku yang ingin melakukan hal-hal spektakuler bagi duniaku,
menjadi berbeda dari orang lain, menjadi orang yang lebih dari orang lain,
orang yang sangat tertarik dengan kehidupan Western. Kalau kalian tidak suka
dengan gaya hidupku, kalian boleh pergi, Aku tidak pernah takut kehilangan
orang yang tidak memiliki ekspektasi hidup yang tinggi dan aku tidak akan takut
dengan kesendirian yang sudah aku rasakan selama bertahun-tahun. Kalaupun
kalian termasuk dalam kategori tidak menarik tapi tetap dekat denganku berarti
itu pengecualian yang tidak begitu penting..Dan mulai saat ini tidak ada lagi
kepercayaan untuk orang lain selain diriku sendiri, kalau kalian berani lagi
untuk kembali dan mengusikku, maka kalian akan lihat keberuntungan bola crystal
milikku..

Tak ada yang salah dengan kepercayaan yang tidak disambut. Bukan salah mu atau mereka, bukannya hidup ini ada 2 sisi, positif dan negatif, jadi ketika kita menaruh kepercayaan pada sesuatu namun ternyata tidak baik, ya sudah,,ist our life...just take a chance, or follow your destination..hahaha
BalasHapusand my chance is to Revenge..when everythings its been stolen from u..sometimes all u have left is revenge..and this is not stories about forgiveness..watch them back!!!
BalasHapus